Webinar Nasional Kolegium Radiografer : TRANSFORMASI DIGITAL RADIOLOGI MELALUI OPTIMALISASI PACS

Webinar Nasional Kolegium Radiografer : TRANSFORMASI DIGITAL RADIOLOGI MELALUI OPTIMALISASI PACS

  • 04 Agustus 2026
  • Berita
  • 40

Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) kembali menegaskan komitmennya terhadap pentingnya transformasi digital dalam sistem kesehatan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Webinar Nasional Kolegium Radiografer yang dihadiri oleh 1.000 peserta secara daring

Transformasi digital dinilai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien. Salah satu inovasi utama di bidang radiologi yang menjadi sorotan adalah Picture Archiving and Communication System (PACS).

"Sistem PACS memungkinkan pengelolaan, penyimpanan, distribusi, dan akses terhadap citra radiologi secara digital. Hal ini dapat mempercepat proses diagnosis, meningkatkan kolaborasi antar tenaga medis, serta mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat," sambut Pimpinan KKI, dr. Mohammad Syahril, SpP, MPH, saat membuka Webinar Smart Radiology: Optimalisasi PACS  pada Sabtu (1/8).

KKI mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus selalu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia. Ketua Kolegium Radiografer, Hidayat Agus Sabarudin, S.ST., M.Tr.ID., menegaskan bahwa penguasaan PACS menjadi salah satu kompetensi penting bagi radiografer dalam menghadapi perkembangan pelayanan radiologi modern.

Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, KKI memiliki tugas utama untuk menjamin mutu dan  kompetensi tenaga medis serta tenaga kesehatan, sekaligus memberikan perlindungan hukum yang pasti kepada masyarakat. Penguatan teknologi mutakhir seperti PACS, tidak hanya terbatas pada kemampuan teknis untuk mengoperasikan perangkat, melainkan harus mencakup pemahaman komprehensif terhadap standar profesi, etika kerja, keselamatan pasien, dan keamanan data rekam medis.

Webinar ini menghadirkan sejumlah pakar yang kompeten di bidangnya. Sesi pemaparan materi diisi oleh Muhamad Rudiansyah yang membawakan topik “Fundamental PACS dalam Pelayanan Radiologi Modern” dan Ahmad Hariri, ST, MM yang memaparkan materi bertajuk "Peran Radiografer dalam Optimalisasi Workflow Berbasis PACS”.  Sesi akhir diisi oleh Muhammad Izzudin, S. Tr.Kes (Rad), M. Tr. ID yang membahas tentang “Best Practice Implementasi PACS untuk Meningkatkan Efisiensi dan Mutu Pelayanan Radiologi”. Rangkaian materi dari para narasumber ini memberikan wawasan praktis dan strategis bagi para peserta terkait implementasi PACS di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kolaborasi antar-profesi juga ditekankan sebagai pilar utama dalam memberikan pelayanan radiologi yang terintegrasi dan berkualitas tinggi. Melalui forum ini, KKI berharap webinar dapat menjadi media pembelajaran yang berkesinambungan, pertukaran pengalaman yang bermanfaat, serta wadah deseminasi praktik-praktik terbaik yang dapat diimplementasikan secara luas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, KKI, kolegium profesi, rumah sakit, dan penyedia teknologi, visi Smart Radiology diyakini mampu mewujudkan pelayanan yang aman dan mutakhir bagi seluruh masyarakat indonesia. (J/A)

facebook twitter email whatapps